Kondisi Ekonomi Bangsa Arab sebelum Islam Datang

Kondisi Agama, Politik, Ekonomi, Sosial dan Moral Bangsa Arab

Kondisi Ekonomi

Terbentang luas padang sahara di Semenanjung Arab dan itulah yang menjadikannya kosong dari pertanian kecuali di bagian ujung-ujungnya, khususnya di Yaman dan Syam. Di area gurun di dominasi oleh pengembala unta dan domba. Kebanyakan susku berpindah pindah untuk mencari area padang rumput. Mereka hanya menetap sejenak di suatu tempat dengan mendirikan tenda.

Adapun dalam hal industri mereka adalah paling jauh dari hal itu. Mereka tidak menyukainya dan menyerahkan pekeraan itu kepada orang-orang ajam dan budak.

Meskipun Semenanjung Arab tidak merasakan dua kenikmatan: pertanian dan industri, tetapi lokasi strategisnya antara Afrika dan Asia Timur membuatnya layak untuk menempati posisi terdepan dalam hal perdagangan international pada saat itu.

Orang-orang yang ikut terlibat dalam perdagangan dari penduduk Jazirah Arab, mereka adalah orang-orang dari perkotaan, terutama penduduk Mekah. Mereka telah memilih tempat yang sangat baik dalam perdagangan. Dan atas dasar mereka sebagai penduduk tanah suci, mereka memiliki keududkan di hati orang-orang Arab. Masyarakat di luar mereka tidak pernah menawarkan atau mengajak perdagangan buruk dengan mereka. Dalam hal ini Allah telah memberikan karunia kepada mereka dengan itu semua dalam Al-Qur’an.


أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا جَعَلْنَا حَرَمًا آمِنًا وَيُتَخَطَّفُ النَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ اللَّهِ يَكْفُرُونَ

“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah, atau mendustakan yang hak, tatkala yang hak itu datang kepadanya?. Bukankah dalam neraka Jahanam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?.” – (QS.29:68)

Orang Quraisy mempunyai dua perjalanan besar dan populer, yaitu perjalanan musim dingin ke Yaman dan perjalanan musim panas ke Syam. Rombongan para pedagang membawa parfum, dupa, getah karet, rempah-rempah, minyak wangi, kurma, kayu murni, kayu hitam, gading dan lain-lainnya.

Orang Yaman saat itu terkanl dengan perdagangannya. Aktivitas perdagangan mereka di darat dan laut. Mereka menempuh perjalanan sampai ke pantai Afrika, India, Indonesia, Sumatra, dan negara-negara lain di Asia. Mereka memiliki peranan besar di dalam penyebaran agama islam di seluruh wilayah tersebut setelah mereka memeluk agama islam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*