Kondisi Agama, Politik, Ekonomi, Sosial dan Moral Bangsa Arab

Advertisment

Kondisi Agama, Politik, Ekonomi, Sosial dan Moral Bangsa Arab

Kondisi Agama

Bangsa Arab telah diuji keterbelakangan agama yang parah, penyimpangan-penyimpangan moral, sosial, kekacauan politik dan lain sebagainya. Mereka menjadi pengikut setia bangsa Romawi dan Persia. Hati mereka telah terisi penuh dengan warisan agama nenek moyang dan mengikuti mereka tanpa memikirkan adanya penyimpangan dan kesesatan di dalamnya.

Di setiap suku bangsa Arab mempunyai sebuah patung/berhala. Disini kami merangkum berhala-berhala terbesar yang disembah oleh suku Bangsa Arab.

Suku Kalb mempunyai patung Wadd,

Suku Hudzail bin Mudrikah mempunyai patung Suwa,

Suku Madzhij mempunyai patung Yaghuts,

Suku Khaiwan mempunyai patung Ya’uq,

Suku Himyar mempunyai patung Nasr.

Suku Khuza’ah dan Suku Quraisy menyembah patung Isaf dan Nailah.

Patung Manat ada di tepi pantai, disembah oleh semua orang Arab, khususnya suku Aus dan Khazraj. Patung Latta ada di Tsaqif,

Patung Uzza ada di atas Dzat Aroq dan merupakan patung terbesar milik Quraisy.

Selain berhala-berhala utama ini, ada banyak berhala kecil yang tek terhitung jumlahnya yang mudah untuk dibawa dalam perjalanan dan diletakkan di rumah mereka.

Imam Al-Bukhari telah meriwayatkan dalam kitab Sahih-nya dari Abu Raja’ Al-Utharidi berkata, “Dahulu kami pernah menyembah batu. Jika kami menemukan batu lain yang lebih bagus darinya, kami melemparnya dan mengambil batu yang lebih bagus itu. Jika kami tidak menemukan batu, kami membuat batu dari tanah, kemudian kami datang dengan seekor domba lalu kami perah susunya kemudian thawaf dengannya.”

Paganisme yang konyol ini telah menghalangi oran-orang Arab dari mengenal Allah, sehingga melemahlah rasa takut mereka kepada Allah di dalam jiwa mereka.

Allah berfirman:

إِنَّمَا يَسْتَجِيبُ الَّذِينَ يَسْمَعُونَ وَالْمَوْتَى يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ ثُمَّ إِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

Hanya mereka yang mendengar sajalah yang mematuhi(seruan Allah) dan orang-orang yang mati (hatinya) akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepada-Nylah mereka dikembalikan.” (QS. Al-An’am[6]:36)

Adapun sisa-sia agama Nabi Ibrahim telah tertimpa penyimpangan dan perubahan dari kebenaran hakikinya. Semuanya telah dibalut dengan mitos dan legenda.

Ada beberapa orang yang masih menganut agama hanif (agama tauhid) yang menolak untuk menyembah berhala serta yang berkaitan dengannya, seperti hukum-hukum binatang sembelihan dan sebagainya. Di antara mereka ini adalah Zaid bin Amr bin Nufail dan Qus bin Sa’idah Al-Iyadi. Mereka tidak ikut menyembelih untuk berhala serta tidak makan bangkai dan darah.

Sebagian orang Arab saat itu telah masuk agama Kristen dan sebagian lagi beragama Yahudi. Sedangkan mayoritas mereka masih masih meyembah Patung

1 Trackback / Pingback

  1. Kondisi Politik Bangsa Arab sebelum islam datang - Remaja Muslim

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*