Kondisi Agama di Dunia Sebelum Nabi Muhammad Diutus

Kondisi Masyarakat sebelum Diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam

(Bagian 2/5)

Sebelum Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam diutus terdapat banyak sekali agama yang tersebar. Kami merangkum terdapat 5 agama yang paling berpengaruh pada saat itu yaitu:

a. Agama Yahudi

Agama ini hanyalah kumpulan ritual dan tradisi yang tidak memiliki jiwa. Ajarannya sangat menyimpang dari yang Allah turunkan kepada Nabi Musa dikarenakan mereka telah mencampur adukkan antara agama dengan adat istiadat jahiliyyah, seperti menyembah berhala.

Dalam ensiklopedia Yahudi disebutkan “Kebencian dan kemarahan para nabi terhadap penyembahan berhala dan dewa-dewa telah masuk ke dalam hati orang-orang Bani Israel dan belum dicabut sampai akar-akarnya. Dalam Kitab Talmud (kitab suci orang Yahudi) juga dinyatakan bahwa dalam penyembahan berhala ada daya tarik khusus bagi orang-orang yahudi.”



b. Agama Kristen

Cahaya tauhid dan keikhlasan ibadah kepada Allah telah hilang dikarenakan orang-orang jahat melakukan perubahan pada kitab-kitab mereka, serta penafsiran oleh orang-orang bodoh.

Dalam sejarah agama Kristen dalam ilmu pengetahuan kontemporer disebutkan: “Pemujaan berhala telah berakhir, namun pemusnahannya belum sempurna. Sehingga mereka meyakini bahwa para pendeta membawa sifat dewa dan menjadi perantara antara tuhan dan manusia.”

Dan dalam ensiklopedia Katolik disebutkan: “ Keyakinan bahwa satu Tuhan terdiri dari tiga pribadi (trinitas) telah berjalan cepat di dalam isi kehidupan dunia dan pemikiran umat Kristen, sejak seperempat akhir abad keempat. Dan hal ini masih berlangsung, hingga saat ini. Misteri Trinitas terungkap pada pertengahan kedua abad kesembilan belas Masehi.”

c. Agama Majusi

Mereka adalah penyembah api. Oleh karena itu rumah-rumah api tersebar di seluruh negeri. Mereka memiliki aturan yang ketat dalam masalah ibadah, akan tetapi selain hal itu mereka bebas melakukan apapun semau mereka.

Sejarawan Denmark menggambarkan tingakatan para pemimpin agama dan tugas mereka menurut agama Majusi dalam bukunya dia menuturkan, “Wajib bagi para pekerja untuk menyembah matahari empat kali dalam sehari ditambah dengan menyembah bulan, api dan air. Mereka diwajibkan membaca doa khusus. Mereka diperintahkan untuk menjaga api agar tidak padam, tidak boleh bersentuhan satu sama lain dan tidak boleh membiarkan logam berkarat karena mereka menganggap logam itu suci.”

d. Agama Budha

Di India dan Asia Tengah mereka telah mengubah cara penyembahan berhala dengan cara membawa patung-patung bersamanya kemanapun mereka pergi dan mereka membangun candi-candi atau patung-patung di tempat kediaman mereka.

e. Brahmanisme

Brahmanisme adalah agama India asli yang ditandai dengan banyaknya sesembahan dan dewa-dewa. Agama ini mencapai puncak kejayaannya pada abad keenam masehi.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam telah mengisyaratkan kita pada khotbahnya yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam Kitab Al-Jannah bab As-Shifat no 2865 dari sahabat Iyadh bin Himar bahwa kerusakan di dunia ini akan terjadi pada segala bidang tanpa kecuali.

Ingatlah, sesungguhnya Rabbku memerintahkanku untuk mengajarkan kepada kalian apa yang tidak kalian ketahui, yang telah Dia ajarakan kepadaku pada hari ini: Semua harta yang Aku berikan pada hamba itu halal dan sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hambaku dalam keadaan lurus semuanya, Namun mereka didatangi oleh setan lalu setan-setan itu menjauhkan mereka dari agamanya, mengharamkan yang telah Aku halalkan bagi mereka dan menyuruh mereka agar menyekutukan-Ku yang Aku sendiri tidak menurutkan hujjah untuk itu. Sesungguhnya Allah memandang kepada penduduk bumi lalu Allah membenci mereka, baik orang Arab maupun ajam, kecuali sisa-sisa dari ahli Kitab.”

(Bagian1/5)

(Bagian 3/5)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*