Peristiwa Penting Sebelum Nabi Diutus

Advertisment

Peristiwa Penting Sebelum Nabi Diutus

(Bagian 1/5)

Sebelum Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam diutus terdapat banyak sekali peristiwa-peristiwa penting yang tidak kita ketahui yaitu:

  1. Peradaban yang berkuasa dan agama yang berlaku sebelum Nabi diutus.
  2. Asal usul leluhur bangsa arab.
  3. Akhlak bangsa arab.
  4. Peristiwa penting sebelum kelahiran Nabi Muhammad.

Peradaban yang Berkuasa Sebelum Nabi Muhammad Diutus

1. Kekaisaran Romawi

Kekaisaran (imperium) Romawi Timur terkenal dengan sebutan kekaisaran Bizantium. Kekaisaran ini adalah kekaisaran yang memerintah negara Yunani, Balkan, Asia, Suriah, Palestina, lembah Mediterania secara keseluruhan, Mesir dan Afrika Utara. Ibukotanya adalah Konstantinopel. Kekaisaran ini merupakan pemerintahan yang zalim yang melakukan kesewenang-wenangan terhadap rakyatnya.

Kehidupan masyarakat Romawi penuh dengan kontradiksi dan kerusuhan. Mereka sangat menyukai hiburan, permainan, kesenangan dan kemewahan.

Hiburan yang mereka lakukan antara lain pertarungan gulat antara laki-laki dengan laki-laki atau kadang antara laki-laki dengan seekor singa. Permainan mereka adalah permainan berdarah yang membahayakan diri mereka sendiri.

Sedangkan kehidupan tuan dan pembesar mereka sangat amoral bergelimang kemewahan, sopan yang berlebihan dan kebiasaan yang buruk.



2. Kekaisaran Persia.

Kekaisaran Persia dikenal dengan sebutan negara Persia atau negara Kisra. Ia adalah kekaisaran yang lebih besar dibanding Kekaisaran Romawi Timur.

Raja-raja mereka memerintah secara turun-menurun dan menganggap diri mereka berasal dari keturunan dewa. Semua hasil negara menjadi milik raja dan mereka menghabiskan untuk foya-foya layaknya binatang. Karena itulah para petani berlari menuju vihara dan tempat-tempat peribadatan melarikan diri dari wajib pajak dan militer. Mereka digunakan sebagai bahan bakar dalam peperangan sengit. Sepanjang sejarah di kerajaan Romawi dan Persia tidak ada kemaslahatan bagi rakyat jelata, selain hanya pelampiasan keinginan dan kemauan para raja.

3. India

Pada masa ke enam Masehi para ahli sejarah sepakat bahwa periode ini adalah periode yang paling merosot dalam hal agama, etika, sosial dan politik. Karena pada saat itu pesta pora masuk ke kuil-kuil dan wanita tidak ada nilainya bahkan mereka dibakar ketika ditinggal mati suaminya.

Perbedaan India dengan seluruh negara di dunia ditandai dengan adanya perbedaan hukum sipil, politik dan agama yang dibuat oleh anggota parlemen.

Seorang sejarawan beragama Hindu (sekaligus dosen sejarah di sebuah universitas di India ) telah bercerita tentang era sebelum masuknya Islam di India. Ia berkata, “ Warga India terputus dari dunia. Mereka terbelakang dan tidak memiliki wawasan tentang situasi global. Kebodohan ini adalah sikap paling lemah mereka, sehingga muncul di antara mereka kelembaman dan tersebar diantara mereka tanda-tanda kemerosotan dan kerusakan.”



Masyarakat India terbagi menjadi empat tingkatan:

1. Tingkatan para pendeta dan rohaniawan disebut dengan kasta Brahmana.

2. Tingkatan para prajurit dan militer disebut kasta Ksatria.

3. Tingkatan para petani dan pedagang disebut kasta Waisya.

4. Tingkata para nelayan disebut kasta Sudra.

Undang-undang ini telah memberikan kepada kasta tertinggi tempat dan kedudukan yang tidak dirasakan seseorangpun dari selainnya sehingga mereka merasa golongan yang diampuni dosa dan perbuatannya, tidak dikenakan wajib pajak, tidak dihukum mati dalam kasus apapun. Adapun kasta terendah mereka tidak boleh memiliki atau mengumpulkan uang, menyimpan harta simpanan, bergaul dengan kasta Brahmana atau menyentuh tangan mereka, bahkan tidak dibolehkan mempelajari kitab suci.

1 Trackback / Pingback

  1. Asal Usul Bangsa Arab dan Peradabannya - Remaja Muslim

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*