Membeli barang harga murah karena penjual butuh uang

Advertisment

Bagaimana hukum membeli barang dengan harga murah karena penjual terdesak butuh uang ?

 

Oleh Ustad Erwandi Tarmizi

 

Hidup tidak selalu berjalan dengan semua apa yang kita rencanakan, terkadang kita telah menyusun rencana untuk satu tahun ke depan bahkan satu dasawarsa, akan tetapi yang tidak selalu seperti yang kita harapkan karena hidup yang kita jalani telah diatur oleh Allah sejak 50 ribu tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam Riwayat Imam Muslim 2653

 

كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

 

“Allah telah menulis takdir makhluknya 50 ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.”

 

Ada 2 pendapat dari ulama tentang hal ini.

Pendapat Pertama : Ulama mazhab Hanafi dan sebagian mazhab Hanbali menyatakan tidak sah jual beli seperti ini. Karena mereka bersandar pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud 2935

 

وَقَدْ نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْمُضْطَرِّ وَبَيْعِ الْغَرَرِ وَبَيْعِ الثَّمَرَةِ قَبْلَ أَنْ تُدْرِكَ

 

“Nabi Shallallahu alaihi wa sallam melarang penjualan orang yang terdesak (dalam kondisi terpaksa) dan penjualan yang mengandung unsur gharar (tidak jelas) dan menjual buah yang masih berada di pohon sampai dipanen”

 

Hadis di atas di dhaifkan oleh Syaikh Albani karena didalam sanadnya terdapat perawi yang tidak dikenal.



Pendapat Kedua : pendapat mayoritas ulama bahwa jual beli ini hukumnya sah, karena meringankan beban penjual. Mereka bersandar pada hadist Nabi yang diriwayakatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim

 

“Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengusir Bani Nadhir dari kota Madinah (karena mereka merencanakan pembunuhan pada Nabi shallallahu alaihi wa sallam), Beliau menganjurkan untuk menjual barang dagangan mereka agar tidak merepotkan perjalanan mereka.”

 

Dari hadis di atas dapat kita pahami bahwa menjual dan membeli barang dengan harga miring disebabkan penjual terpaksa hukumnya boleh. Jika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang jual beli ini maka Beliau tidak akan menyarankan mereka untuk melakukannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*